Senin, 03 Maret 2014

STANDARDISASI PERPUSTAKAAN SEBUAH GAMBARAN OLEH: NURIL ANWAR .SPd

0


 Setandadisasi berasal dari kata dasar "standar" mendapat sufiks "isasi" yang mengandung nosi/arti "membuat jadi". Dalam hal ini standardisasi dimaksudkan seperangkat langkah-langkah untuk membuat jadi ”Perpustakaan Sekolah yang standar” Karena itu standardisasi dalam tulisan seerhana ini memberi gambaran ”perpustakaan sekolah yang standar berdasarkan ” Badan Standardisasi Nasional, Standar Nasional Indonesia : Perpustakaan Sekolah, 2010”.
Perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar dan bagian integral dari sekolah bersama-sama dengan sumber belajar lainnya bertujuan mendukung proses kegiatan belajar mengajar demi tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan. SNI 7329:2009 tentang Perpustakaan Sekolah dimaksudkan untuk menyediakan acuan tentang manajemen perpustakaan yang berlaku pada perpustakaan sekolah baik negeri maupun swasta yang meliputi pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
Pemerintah menetapkan kebijaksanaan khususnya dalam pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan informasi bagi semua masyarakat Indonesia yang diarahkan untuk meningkatkan kecerdasan bangsa serta meningkatkan kemampuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan. Mengingat betapa pentingnya keberadaan perpustakaan di pedesaan sebagai salah satu sarana/media yang amat efisien dan efektif untuk mendapatkan informasi, maka dipandang perlu untuk mengetahui penyelenggaraan pepustakaan Desa/Kelurahan, dan hal ini didukung dengan adanya SNI 7596:2010 tentang, Perpustakaan Desa/Kelurahan yang dimaksudkan untuk menyediakan acuan tentang organisasi dan penyelenggaraan, koleksi layanan, tenaga serta sarana prasarana yang berlaku pada perpustakaan desa.
         Ruang lingkup Standar perpustakaan sekolah ini menetapkan dasar pengelolaan perpustakaan sekolah. Standar ini berlaku pada perpustakaan sekolah baik negeri maupun swasta yang meliputi : 
(1) Pendidikan dasar berbentuk sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs), atau bentuk lain yang sederajat; 
(2). Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA), madrasah aliyah (MA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan madrasah aliyah kejuruan (MAK), atau bentuk lain yang sederajat.
Misi perpustakaan sekolah yaitu : 
( 1)Menyediakan informasi dan ide yang merupakan fondasi agar berfungsi secara baik di dalam masyarakat masa kini yang berbasis informasi dan pengetahuan;( 2)Merupakan sarana bagi murid agar terampil belajar sepanjang hayat dan mampu mengembangkan daya pikir agar mereka dapat hidup sebagai warga negara yang bertanggung jawab.
     Perpustakaan sekolah bertujuan menyediakan pusat sumber belajar sehingga dapat membantu pengembangan dan peningkatan minat baca, literasi informasi, bakat serta kemampuan peserta didik.
     Perpustakaan memperkaya koleksinya dan menyediakan materi perpustakaan dalam berbagai bentuk media dan format dalam rangka mendukung proses belajar mengajar di sekolah.
       Perpustakaan sekolah mengembangkan koleksinya disesuaikan dengan kegiatan proses belajar mengajar di sekolah. Dalam upaya meningkatkan minat baca, pengembangan koleksi diarahkan pada rasio satu murid sepuluh judul buku. Perpustakaan menambah koleksi buku per tahun sekurang-kurangnya 10% dari jumlah koleksi.
Perpustakaan melanggan minimal satu judul majalah dan satu judul surat kabar yang terkait dengan kelangsungan proses pembelajaran.
       Perpustakaan menyediakan buku pelajaran pelengkap yang sifatnya membantu atau merupakan tambahan buku pelajaran pokok yang dipakai oleh siswa dan guru. Perpustakaan wajib menyediakan bacaan yang mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah yang meliputi koleksi non fiksi yang terkait dengan kurikulum dan koleksi buku fiksi dengan perbandingan 60 : 40
        Koleksi materi perpustakaan referensi minimal meliputi kamus umum bahasa Indonesia dan kamus bahasa Inggris (untuk pendidikan dasar dan menengah), kamus bahasa daerah, kamus bahasa Jerman, Prancis, Jepang, Arab, Mandarin (untuk pendidikan menengah), kamus subyek, ensiklopedi, sumber biografi, atlas, peta, bola dunia, serta buku telepon.
         Perpustakaan menyediakan akses sumber informasi elektronik termasuk internet. Pengolahan dan perawatan materi perpustakaan diorganisasikan agar dapat ditemubalik secara cepat dan tepat., dideskripsikan, diklasifikasi dan disusun secara sistematis dengan menggunakan : Pedoman deskripsi bibliografis; Bagan klasifikasi;Pedoman tajuk subjek dan atau tesaurus; Pedoman penentuan tajuk entri utama. Perawatan materi perpustakaan meliputi kegiatan yang bersifat pencegahan dan penanggulangan kerusakan.
Sumber Daya Manusia,: seperti: 
(1) Kepala perpustakaan yang memimpin dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah. Kualifikasi kepala sekolah perpustakaan sekolah atau tenaga kependidikan dengan pendidikan minimal diploma dua di bidang ilmu perpustakaan dan informasi atau diploma dua bidang lain yang sudah memperoleh sertifikat pendidikan di bidang ilmu perpustakaan dan informasi dari lembaga pendidikan yang terakreditasi.
( 2). Tenaga perpustakaan sekolah sebagai tenaga teknis berpendidikan minimal pendidikan menengah serta memperoleh pelatihan kepustakawanan dari lembaga pendidikan dan pelatihan yang terakreditasi. Pengembangan sumber daya manusia Perpustakaan memberikan kesempatan untuk pengembangan sumber daya manusianya melalui pendidikan formal dan nonformal kepustakawanan.
Layanan Perpustakaan Perpustakaan minimal melakukan layanan antara lain :
(1). Layanan sirkulasi Jasa perpustakaan untuk meminjamkan materi perpustakaan bagi pengguna sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 
(2). Layanan referensi Jasa perpustakaan dalam menjawab pertanyaan, menelusur dan menyediakan materi perpustakaan dan informasi sesuai dengan permintaan pengguna dengan mendayagunakan koleksi referensi. 
(3). Pendidikan pengguna Kegiatan perpustakaan yang bertujuan menjadikan pengguna mampu mendayagunakan koleksi perpustakaan secara mandiri sesuai dengan kebutuhannya.
Jam buka perpustakaan, Waktu yang diberikan oleh perpustakaan untuk memberikan layanan kepada pengguna minimal delapan jam sehari.
Dalam Penyelenggaraan Perpustakaan Setiap sekolah menyelenggarakan perpustakaan sekolah, sebagai bagian integral dari sekolah berada di bawah tanggung jawab kepala sekolah. Dan sebagai sumber belajar, kedudukannya sejajar dengan sumber belajar lainnya. Perpustakaan sekolah juga merupakan unit kerja yang melakukan kegiatan/fungsi pengadaan, pengolahan, penyimpanan, dan pendayagunaan materi perpustakaan untuk mendukung pembelajaran.
LKegiatan dan fungsi tersebut dalam bidang perpustakaan dikelompokkan menjadi dua
1). layanan teknis yaitu kegiatan pengadaan dan pengolahan materi perpustakaan;
(2). Layanan pembaca yaitu kegiatan yang memberikan layanan kepada pengguna perpustakaan.
Untuk melaksanakan fungsi tersebut, perpustakaan sekolah dipimpin oleh kepala perpustakaan sekolah yang ditunjuk/ditetapkan berdasarkan surat tugas/surat keputusan kepala sekolah. Unit perpustakaan sekolah dalam struktur organisasi sekolah:
1. STRUKTUR ORGANISASI PERPUSTAKAAN SEKOLAH (MAKRO) :


   
2. STRUKTUR ORGANISASI PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI BERIKUT (SECARA MICRO):
      


 
Perpustakaan menyediakan ruang yang cukup untuk koleksi, staf dan penggunanya. Perpustakaan menyediakan ruang dengan luas sekurang-kurangnya untuk SD/MI 56 m², untuk SMP/MTS 126 m², SMA, MA, SMK dan MAK 168 m². Area koleksi seluas 45% dari ruang yang tersedia, area baca pengguna seluas 25% dari ruang yang tersedia, area staf perpustakaan seluas 15% dari ruang yang tersedia, area lain-lain seluas 15% dari ruang yang tersedia.
         Perpustakaan menyediakan sekurang-kurangnya rak buku, lemari katalog, meja dan kursi baca, meja dan kursi kerja, meja sirkulasi, mesin tik/perangkat komputer dan papan pengumuman/pameran. Sekolah menjamin tersedianya anggaran perpustakaan setiap tahun sekurang-kurangnya 5% dari total anggaran sekolah di luar belanja pegawai dan pemeliharaan serta perawatan gedung. Perpustakaan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk keperluan pengguna. Perpustakaan menyelenggarakan kerjasama dengan pendidik serta kerjasama dengan perpustakaan dan atau badan lain untuk meningkatkan mutu pendidikan.
           Dari uraian di atas standardisasi perpustakaan sekolah diharapkan dengan kerja sama dengan pihak-pihak terkait, khususnya Kepala Srkolah, Perpustakaan Sekolah dapat menyelenggarakan perpustakaan yang sesuai dengan standar, atau paling tidak ada upaya melakukan pembenahan, sehingga perpustakaan akan semakin berkembang menuju perpustakaan yang lebih baik untuk melayani mayarakat. Selain itu penulis berpendapat bahwa standardisasi perputakaan sekolah dapat terwujud jika pemerintah secara aktif mendukung standardisasi ini dengan usaha-usaha penyediaan fasilitas sarana, prasarana, penambahan koleliksi buku, dan non buku, juga peningkatan kualitas perguruan tinggi jurusan perpustakaan.
 
DAFTAR PUSTAKA
Badan Standardisasi Nasional, Standar Nasional Indonesia : Perpustakaan Sekolah, 2010.
 

Read More

Sabtu, 18 Januari 2014

REV02_HEASDER PERPUS_TOP

0

Read More

Minggu, 12 Januari 2014

DAFTAR JUDUL BUKU NONTEKS PELAJARAN YANG MEMENUHI SYARAT (4)

0


DAFTAR JUDUL BUKU NONTEKS PELAJARAN TAHUN 2006-2011
YANG MEMENUHI SYARAT KELAYAKAN DIGUNAKAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR
PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH (4)


NO.
JUDUL BUKU
PENULIS
PENERBIT
KATEGORI
KLASIFIKASI
NOMOR SK  KAPUSBUK
76
Kasih Tak Terlerai
Suman Hs
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
77
La Hami
Marah Rusli
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
78
Tambera
UtuyTatang Sontani
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
79
Mada Kelana
Sanoesi Pane
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
80
Pengaruh Keadaan
Selasih
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
81
Rumah Mati di Siberia
M. Radjab
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
82
Ronggeng Dukuh Paruk
Achmad Tohari
PT Gramedia
Pustaka Utama
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
83
Dua Dunia
Nh. Dini
Grasindo
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
84
Sebuah Lorong di Kotaku
Nh. Dini
PT Gramedia
Pustaka Utama
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
85
Kota Matahari
M. Husein Umar
Grasindo
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
86
Bila Binatang Buas Pindah Habitat
Titis Basino P.I
Grasindo
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
87
Cerita Calon Arang
Pramoedya AnantaToer
Pustaka Firdaus
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
88
Lentera Dipantara
Tomy Irfani

-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
89
Kelana

Journey to
Immortality
Grafindo
Persada

-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
90
Kroco
Putu Wijaya
Grasindo
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
91
Setanggi Timur
Amir Hamzah
Dian Rakyat
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
92
Seribu Kunang-Kunang di
Manhattan
Umar Kayam
Yayasan Obor
Indonesia
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
93
Pertemuan
A. Datuk Pamuntjak
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
94
Keretakan dan Ketegangan
Achdiat K. Mihardja
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
95
Robert Anak Surapati
Abdoel Moeis
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
96
Katak Hendak Jadi Lembu
Nur St. Iskandar
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
97
Pak Dullah In Extremis
Achdiat K Mihardja
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
98
Layar terkembang
St. Takdir Alisjahbana
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
99
Pantun Melayu
Seri Karya Nostalgia
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
100
Salah Asuhan
Abdoel Moeis
Balai Pustaka
-
Sastra
1655M/A11.2/U/2006,
10 November 2006
Read More